
DimensiKeadilan.co.id — SMP Bakti Nusantara 666 kembali menggelar rapat bulanan yang juga menjadi pertemuan kedua kajian kitab Ta’lim Muta’alim bagi seluruh guru dan Tenaga Administrasi Sekolah. Acara ini dipandu oleh Ibu Afrina selaku pembawa acara dan berlangsung dengan penuh khidmat serta makna.
Pada sesi kajian kali ini, materi Ta’lim Muta’alim disampaikan oleh Bapak Ujang Abdul Yatman, S.Pd dengan topik pembahasan keutamaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kajiannya, beliau menjelaskan bahwa shalawat merupakan salah satu amalan yang tidak terhitung pahalanya. Hal ini sebagaimana termaktub dalam Surat Al-Ahzab ayat 56,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Beliau juga menuturkan berbagai riwayat tentang janji para malaikat kepada Nabi Muhammad SAW bagi umat yang memperbanyak bacaan shalawat, di antaranya:
- Malaikat Jibril akan memegang tangan orang yang bershalawat untuk menuntunnya melintasi jembatan sirotol mustaqim.
- Malaikat Mikail akan bersujud memohonkan ampunan bagi orang yang bershalawat minimal sepuluh kali.
- Malaikat Izroil akan memperlakukan dengan lembut dalam mencabut nyawa orang yang gemar bershalawat, sebagaimana perlakuan kepada para nabi terdahulu.
Bapak Ujang juga menegaskan bahwa shalawat merupakan satu-satunya ibadah yang pasti diterima oleh Allah SWT, berbeda dengan shalat dan puasa yang masih bergantung pada kekhusyuan dan keikhlasan pelakunya.

Selanjutnya, sambutan dan arahan dari Ketua YPDM Bakti Nusantara 666, Bapak H. Suherman, SE. MM menyoroti berbagai isu pendidikan yang ramai diperbincangkan di media sosial. Beliau mengingatkan pentingnya peran guru dalam menyikapi perubahan perilaku siswa akibat pengaruh media digital, serta mengajak semua pihak untuk mengevaluasi proses pembelajaran agar lebih efektif dan bermakna.
“Media sosial yang begitu mudah diakses sering kali membawa pengaruh negatif bagi siswa. Maka, tugas kita adalah bagaimana mengembalikan sikap dan karakter anak agar tetap menghormati guru serta menjunjung nilai kesopanan,” tutur beliau.
Kemudian, Kepala SMP Bakti Nusantara 666, Bapak Agus Abdul Salam, S.Pd.I, menyampaikan evaluasi program sekolah yang sedang berjalan, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya peran guru sebagai teladan bagi siswa dalam bersikap dan berperilaku. Beliau juga mendorong seluruh guru untuk aktif meramaikan media sosial dengan konten positif seputar kegiatan sekolah, sebagai bentuk kontribusi dalam memperkenalkan SMP Bakti Nusantara 666 kepada masyarakat luas.
Rapat bulanan ini diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Bapak Sarohim, sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan serta harapan agar seluruh program sekolah ke depan dapat berjalan lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh warga sekolah.







