
Sumedang, (DimensiKeadilan) – Salah satu leluhur Kerajaan Sumedang Larang, Mad Sari yang diketahui wafat pada hari Jum’at 14 Agustus tahun 1351, ternyata dimakamkan di Pemakaman Cipadung, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kab Sumedang.
Penemuan makam ini disampaikan oleh sesepuh setempat Abah Tata di dampingi Asep rangga, menceritakan bahwa keberadaan makam ini diketahui secara tidak sengaja. Awalnya,warga melakukan gotong royong untuk menebang rumpun bambu yang tumbuh lebat di area pemakaman tersebut, dengan tujuan agar area makam menjadi bersih dan tertata rapi.
Dari hasil penebangan tersebut, ditemukan beberapa makam tua, salah satunya di yakini sebagai makam Mad Sari, yang diketahui wafat pada tahun 1351. Berdasarkan penelusuran sejarah, Abah Tata menyebut bahwa Mad Sari merupakan bagian dari leluhur Sumedang Larang.
“Sebelum ditemukan, warga sekitar sama sekali tidak mengetahui bahwa ada makam keramat yang menjadi tempat peristirahatan seorang tokoh leluhur Sumedang,” ungkap Abah Tata, kepada DimensiKeadilan, Selasa (9/9/25).
Makam Mad Sari awalnya terlihat tidak terawat, namun setelah ditemukan, warga mulai memperbaiki dan menjaga keberadaannya. Salah satu ciri khas yang membedakan makam ini dengan makam lainnya adalah batu nisannya yang unik, dihiasi dengan ukiran sembilan daun berwarna putih.
Abah Tata juga menambahkan bahwa selain makam Mad Sari, ditemukan pula beberapa makam lain di lokasi yang sama. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah makam-makam tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan Mad Sari.
“Meski belum diketahui siapa nama dan asal-usul jenazah lainnya, warga tetap merawat dan menjaga semua makam yang ada di lokasi tersebut,” pungkasnya.
(Suhaya)








