
DimensiKeadilan.co.id – Masih dalam rangkaian Hari Habitat Dunia-Hari Kota Dunia (HHD-HKD) Tahun 2025 dengan tema global Urban Crisis Response, People-Centred Smart Cities, serta nasional Aksi Pilah Sampah menuju Indonesia Bersih, Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi, DWP Goes to TK Putra : Rumah Tertib Pilah, Anak Lebih Ceria.
Dharma Wanita Persatuan Ditjen Cipta Karya yang dipimpin oleh Windy Pandu melakukan Kunjungan ke 3 (tiga) TK Putra yang berada di Pasar Jumat, Pejompongan dan Grogol, Selasa (14-16/10/2025).
Windy mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini khususnya tentang sampah. Murid-murid TK Putra diperkenalkan pada jenis-jenis sampah, cara memilah sampah, dan bagaimana menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.
Edukasi dilakukan dengan metode story telling bertema sampah, dengan menggunakan boneka, serta simulasi pemilahan sampah. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian anak-anak yaitu praktik langsung memilah sampah ke dalam tiga kategori, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu.
Perwakilan Direktorat Sanitasi kakak Via mengajak anak-anak TK Putra VI bermain tebak-tebakan sambil belajar memilah sampah yang sebelum dibuang, terlebih dahulu dikategorikan mana yang termasuk organik, anorganik, dan B3.
Sampah organik merupakan aneka sampah yang bisa diuraikan secara alami oleh lingkungan karena berasal dari sisa-sisa makhluk hidup seperti dedaunan, sisa sayur dan buah, bangkai hewan, kotoran hewan, sisa daging, nasi. Sampah anorganik meliputi sampah-sampah yang sulit diuraikan secara alami hingga membutuhkan waktu ratusan tahun hingga tidak bisa sama sekali terurai diantaranya sampah plastik.
Selain sampah organik dan anorganik, ada jenis lainnya yaitu sampah B3 yaitu sampah-sampah dari bahan kimia berbahaya dan beracun seperti popok sekali pakai, elektronik meliputi kabel bekas, telepon genggam, serta benda tajam seperti silet dan alat pencukur serta pecahan kaca atau barang pecah belah.
oleh: Red








